Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengeluarkan seruan yang dramatis, menyatakan bahwa mereka kini sedang ‘Menjerit‘ karena kondisi kritis yang mereka hadapi. Masalah utama yang dihadapi KONI Lampung adalah kondisi Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah di hampir semua venue utama. Situasi darurat ini menciptakan kekhawatiran serius bahwa Target Emas yang telah ditetapkan di berbagai event nasional kini Terancam Meleset secara signifikan.
Laporan dari KONI Lampung menunjukkan bahwa Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah mencakup berbagai venue, mulai dari kolam renang dengan sistem filtrasi yang mati, lintasan atletik yang bergelombang, hingga hall latihan yang bocor. Kondisi ini memaksa atlet untuk berlatih di lingkungan yang tidak aman dan tidak higienis. Ini adalah ironi, mengingat KONI Lampung telah menginvestasikan banyak waktu dan sumber daya untuk Target Emas.
Ketua KONI Lampung menegaskan bahwa Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah secara langsung menghambat peningkatan performa. Atlet tidak bisa mencapai performa puncak jika mereka terus-menerus khawatir akan cedera karena peralatan yang usang atau venue yang tidak standar. Jika masalah ini tidak segera diatasi, Target Emas yang diharapkan KONI Lampung untuk diraih di ajang PON atau kejuaraan lainnya akan Terancam Meleset total.
KONI Lampung Menjerit karena upaya lobby dan permohonan dana perbaikan yang mereka ajukan kepada pemerintah daerah tidak mendapatkan respons yang memadai dan cepat. Mereka merasa diabaikan, padahal mereka berjuang untuk mengharumkan nama provinsi. Situasi Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah ini bukan hanya masalah teknis, melainkan masalah komitmen politik terhadap kemajuan olahraga daerah, yang kini mengancam Target Emas.
Ancaman bahwa Target Emas Terancam Meleset bukan hanya kegagalan statistik, tetapi juga kerugian moral yang besar bagi atlet dan pelatih yang sudah berkorban. KONI Lampung khawatir, jika kondisi Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah terus dibiarkan, motivasi atlet akan turun, dan mereka mungkin memilih pindah ke provinsi lain yang menawarkan kondisi pelatihan yang lebih baik, meninggalkan KONI Lampung dalam kesulitan besar.
KONI Lampung kini mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk segera mengaudit dan mengalokasikan dana darurat untuk perbaikan Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah. Mereka meminta agar prioritas politik dialihkan sementara waktu untuk mendukung pemenuhan hak-hak atlet mendapatkan venue latihan yang layak. Jika Target Emas benar-benar Terancam Meleset, maka tanggung jawab kegagalan ini harus dipikul oleh semua pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan.
KONI Lampung Menjerit adalah panggilan terakhir yang harus didengar. Memperbaiki Fasilitas Latihan Atlet Rusak Parah adalah investasi mendesak, bukan pengeluaran yang bisa ditunda. Jika tidak ada tindakan cepat, bukan hanya Target Emas Terancam Meleset, tetapi KONI Lampung mungkin akan kehilangan talenta terbaik mereka, dan citra olahraga Lampung akan terpuruk untuk waktu yang lama.