Menjelang hari raya, mobilitas masyarakat meningkat drastis, tak terkecuali bagi para atlet dan pelatih yang berencana pulang ke kampung halaman. Memperhatikan situasi tersebut, KONI Lampung mengambil inisiatif kemanusiaan yang sangat relevan melalui program mudik sehat. Fokus utama dari program ini adalah memastikan setiap individu di lingkungan olahraga tetap terjaga kesehatan dan imunitasnya selama menempuh perjalanan jauh. Salah satu bentuk aksi konkret yang dijalankan adalah pembagian masker gratis di titik-titik keberangkatan, yang didukung penuh oleh para relawan dari komunitas olahraga lokal.
Langkah ini menunjukkan bentuk tanggung jawab organisasi terhadap perlindungan atlet dari risiko penularan penyakit di ruang publik yang padat. Meski situasi kesehatan nasional telah membaik, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan saluran pernapasan tetap harus dijaga, terutama bagi atlet yang kondisi fisiknya harus selalu terjaga untuk menunjang performa latihan. Masker bukan sekadar alat pelindung, melainkan simbol kedisiplinan dan kepedulian terhadap diri sendiri serta orang lain di sekitar kita. Dengan membagikan masker, KONI Lampung ingin memastikan bahwa para atlet tetap terlindungi dari paparan polusi dan kuman selama berdesakan di stasiun, terminal, maupun pelabuhan.
Dukungan para relawan dalam aksi ini sangat menginspirasi. Mereka terdiri dari para mahasiswa olahraga, mantan atlet, dan pendukung setia KONI Lampung yang dengan sukarela meluangkan waktu untuk terjun ke lapangan. Aksi gotong royong ini tidak hanya berhasil mendistribusikan ribuan masker, tetapi juga memberikan edukasi singkat mengenai protokol kesehatan di perjalanan. Interaksi antara relawan dan atlet menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, menunjukkan bahwa komunitas olahraga Lampung adalah keluarga besar yang saling menjaga satu sama lain, melampaui batas-batas cabang olahraga yang mereka geluti.
Selain membagikan masker, program ini juga diisi dengan pembagian paket sanitasi tangan dan suplemen vitamin. Hal ini menjadi bagian dari strategi preventif yang komprehensif. Atlet diingatkan untuk selalu menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari tempat dengan ventilasi buruk selama perjalanan mudik. KONI Lampung paham betul bahwa cedera atau sakit di masa liburan dapat menghambat kembalinya atlet ke program pelatihan setelah libur usai. Dengan menekan risiko kesehatan selama mudik, organisasi secara tidak langsung memastikan bahwa tidak ada waktu yang terbuang sia-sia saat jadwal latihan dimulai kembali.